Acara di Jambi Tuai Kritik, KPK Kirim Pengawas Internal

Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menugaskan pengawas internal untuk memeriksa Acara Monitoring dan Evaluasi (Monev) Rencana Aksi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi di Provinsi Jambi. Acara itu menuai kritik karena dihadiri Gubernur Jambi Zumi Zola yang berstatus tersangka KPK.

“Untuk memastikan bagaimana peristiwa yang terjadi secara lebih lengkap di Jambi kemarin, pimpinan KPK sudah menugaskan Direktorat Pengawasan Internal untuk melalukan klarifikasi," terang Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah kepada pers, Rabu (21/03).

Zumi Zola pada Senin (19/03) tampak menghadiri acara KPK bersama Pemerintah Provinsi Jambi bertajuk "Monitoring dan Evaluasi Rencana Aksi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi di Provinsi Jambi" yang berlangsung 19 Maret sampai 23 Maret 2018.

Dikatakan Febri, pengawas internal akan memeriksa kronologi dan penugasan yang dilakukan di Jambi. “Jadi, kronologis dan penugasan yang dilakukan tersebut akan dicek kembali. Kami memperhatikan juga keseimbangan pelaksanaan tugas penindakan dan pencegahan," uajur Febri.

Febri menambahkan, KPK menerima kritik atas kegiatan yang dihadiri dan dibuka Zumi tersebut. Acara yang digelar selama sepekan ini merupakan rangkaian kegiatan pencegahan yang sudah dilakukan sejak November 2017.

“Kalau kemudian kegiatan tadi dikritik karena ada kehadiran Gubernur Jambi, kami hargai kritik tersebut," kata Febri.

Febri menjelaskan bahwa kegiatan di Jambi itu merupakan kegiatan dari Unit Koordinasi dan Supervisi Pencegahan KPK. Unit itu sedang ditugaskan untuk melakukan pemetaan hingga perbaikan sistem di sejumlah daerah, salah satunya Jambi.

Febri menyatakan pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan tim KPK yang berada di Jambi terkait dengan kehadiran Zumi tersebut. Febri menegaskan, tak ada pertemuan ataupun interaksi dengan Zumi di luar acara tersebut.

“Tadi juga sudah dicek ke yang bersangkutan, tidak ada pertemuan atau interaksi lain dengan gubernur selain di acara yang terbuka," ujar dia.

Febri memastikan bahwa penanganan kasus dugaan korupsi yang menjerat Zumi masih berjalan. Febri menyebut berdasarkan informasi penyidik, Zumi dan sejumlah saksi lainnya bakal dipanggil untuk menjalani pemeriksaan.

“Sesuai dengan kebutuhan penyidikan, tersangka ZZ ataupun saksi-saksi akan dipanggil dan diperiksa,” tandas dia.